Senin, 28 April 2014

Kolase Mini


Assalamualaikum!

Sebelum postingan ini dibuat, saya udah bikin 3 unfinished posts yang tiga-tiganya ga selesai karna ketiduran, desperado nyariin foto-foto, kepanjangan karna kebawa emosi trus ilfil. 

Untuk menghindari hal-hal tersebut, saya bikin postingan ini pagi-pagi. Dan cuma mau bikin kolase foto dengan caption secukupnya. 
Saya butuh bikin postingan di blog, karna bisa merangkum storyboard hidup saya.
Bisa nyimpen foto-foto disaat laptop tetiba kena virus. Apalagi memori di otak yang sering nge-hank.

Ngapain aja sih gue di Yarsi? (((GUE)))


Agustus, 2010. SPT atau masa orientasi maba YARSI.
Masih ber-hitam putih-kucel. Baju khas magang.
Oops, yang disebelah kiri saya, sekarang sudah menjadi istri shalihah loh. Soon to be a nice mom :)








Desember, 2010. IM (Ikatan Mahasiswa) semacem OSPEK.
Grup 7, namanya Aesculapius. Yang lambang gelas dililit ular itu lho.
Lebih dikenal dengan grup sak semen. Dikarenakan topi kami.
Tidak terlalu berkesan karena kurang solid. But it still good memory.




Skills Lab pertama di YARSI: Cuci tangan teknik Fubringer.
Apa itu Fubringer? Cuci tangan yang steril kalo mau operasi.
Euforia banget dah ini pake jubah OK.
OK (Operation Kamer) itu konon bahasa Jerman, artinya ruang operasi.





Demam Praktikum. 
Biokimia, Anatomi, Histologi, Faal, Biologi, Patologi Anatomi, Patologi Klinik, Mikrobiologi-Parasit, Farmako.
Aaah, serasa pernah menyebutkan itu semua dengan dengusan nafas.
Foto terakhir liat deh, bagian dari 'pencarian' diri. Coba-coba hijab Dian Pelangi.





Ikut organisasi. SENAT Mahasiswa
Proud to be a part of: Departemen Medikasi (Media dan Komunikasi)
Job langganan: Tukang bikin desain poster acara atau halaman buletin dan jadi juru foto.
Bersama trio Sp.PD (Spesialis Pubdok): Sofi -Ganis.
Ahh, tiba-tiba kangen kalian! Maafin aku ga gabung di tahun kedua.





Ikut UKM : LDK KAHFI 
Soooo hommy!
 Beruntung bisa ketemu sama orang-orang baik. Muslim dan Muslimah yang menyejukkan.
Pokoknya kalau ada yang baca ini dan berniat masuk YARSI, LDK KAHFI bisa jadi 'Keluarga Terdekatmu' (Jargon LDK) disaat kamu jauh dari orangtua dan kakak adek.







Ikut Perlombaan.
Lomba Poster  (Ilmiah dan Non Ilmiah) tema Rokok, tema KB, dan Radikal Bebas.
Lomba Fashion Show 'Hi Ladies'
Asli, seru seru seru.
Emang banci lomba dari kecil. Lomba makan apel, lomba senam poco-poco, lomba tembang jawa dijabanin semua.
Surprises!!
Kadang berhasil~ kadang tidak~
Biarlah, yang penting potong kue!



Taman Wiladatika, Cibubur. Inget Tuyul dan Mbak Yul atau sinetron Indosiar? Syuting-nya disini.

Masjid At-Ta'awun, Puncak. Dingin bingits.


Masjid Az-Zikra, Sentul. Yang payung hidroliknya mengadopsi Masjid Nabawi



Taman Buah Mekar Sari, Bogor. Petik sana-sini. Asal jangan dekat-dekat buah khuldi.
Jalan-jalan!
Ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya






Iseng berjualan yang tidak dalam rangka danus~

                           


Skripsian. Temanya merkuri di ikan terhadap risiko penyakit kardiovaskular gitu dee.
 Foto-foto pas sidang cuma menyisakan satu itu. Yang lain hilang bersamaan handphone saya.








Dahlia Ardhyagarini Poernomo, S.Ked
Lumayan tambah panjang nama saya.
Semoga amanah.


*****

Now, what next?



RSUD Ciereng Subang.
Untuk in shaa Allah 1 tahun 8 bulan ke depan (pindah-pindah siih)
Btw itu google map ga akurat bet dah.
Kemaren saya habis survey kesana. 7 jam (sama macet), 4 jam (ga pake macet)

Yok, belajar yang bener Li!
Inget kata-kata di film Patch Adams. Always amazed in mechanism of human body, not only granted for grades.
 


Doakan yaa teman-teman. Atau siapapun yang nyasar ke blog ini.
Atau mungkin calon pasien saya nanti *ga ngarep sakit lho.

Bismillahirrahmanirrahim!
SUBANG, I will rock you.


Senin, 07 April 2014

#Sekuel Mbak Koass: Kapan Koass?

Hai.
Malem ini lagi pengen duduk di gazebo. *gaya bener, ada juga teras. itupun banyak nyamuk dan semut bersayap
Sambil ngeliatin gedung YARSI yang gemerlap kalo malem.

Oh my life..
My darling..
I've hungered for your touch..

My love itu mbak.

What a life. Ga pernah menyangka bakal kuliah di Jakarta, kedokteran, dan swasta.
Dulu, ga mau banget di Jakarta. Yaa~ karena persepsi orang akan kerasnya kehidupan Jakarta.

Postingan ini alurnya mungkin akan maju-mundur.

Kondisi saya sekarang, secara harfiah baik. Dari fisik, tampaknya ga jauh beda dari SMA. Berat masih berkutat di angka 50-51-52. Saya agak bangga karenanya.
Hal ini berhubungan dengan kebaya yang idealnya dipake pas wisuda.
Ga perlu permak, apalagi bikin atau pinjem.

Dari psikis, saya bisa merasakan perubahan yang signifikan dari SMA.
Sangat berterimakasih pada Allah yang memberikan banyak masalah selama kuliah, komplit dengan petunjuk-Nya.

Yang sedang saya hadapi:

  • Pengocokan tempat koas bulan Mei. Ini adalah kloter terakhir, dimana 80% temen-temen sudah masuk stase pertama bulan April.


Yang sedang saya pikirkan:

  • Gimana caranya waktu sebulan sebelum kocokan itu jadi precious time. Belajar? Metode nya? Bikin artwork? Apa? Belajar ukulele? Uke-nya belum ketemu juga.


Rencana dalam waktu dekat:

  • Bikin hard cover skripsi
  • Beli amunisi buat koas: stetoskop anak, manset anak, palu reflex, penlight, termometer digital, spatel lidah, meteran, lup, handschoen steril, masker. *sekalian inget-inget buat besok
  • Go home. Bikin jas snelli, bikin jilbab double side, tanya-tanya buku atau pengalaman koas dari kakak-kakak, belajar masak, cek kesehatan.
  • Balik kosan, pesen tukang rias, nyicil belajar.
  • Nyicil nge-pak buku dan baju
  • Wisuda.


Behind the scene dari -terancam gabut- sebulan ini:
Ada OSCE, semacem ujian skill yang jadi pra-syarat untuk koass.
Saya pas itu lagi hot-hot nya skripsi, jadi pikiran ga fokus ke persiapan OSCE.
Waktu ujian, ndilalah dapet dosen-dosen penguji yang -youknowlah-
Singkatnya saya termasuk 20% yang her.
Sisanya ada yang lulus memuaskan (sapu bersih semua skill), dan lulus saja (maksimal dua skill yang her)
kalo her lebih dari dua skill.

Pada awalnya saya selalu yakin nasib apapun yang terjadi pada kita, asal direspon positif pasti ujung-ujungnya baik.
Allah ga pernah salah dalam menulis skenario-Nya.

Yang sudah lulus, mereka langsung diuji tulis dan dilakukan pengocokan tempat koass. Bahkan ada yang tiga hari setelah kocokan langsung koass.
Yang her, ada pelatihan khusus untuk persiapan her.
Dan saya senang sekali, pelatihan nya sangat oke dan itung-itung nyicil koass.

Akhirnya yang 20% ini lulus, dan tiba-lah waktu yang dinanti-nanti: UJIAN TULIS dan PENGOCOKAN

Tapi apa teman-teman? Koordinator koass yang belakangan sulit diajak duduk bareng bilang kalo itu semua akan terwujud bulan Mei.
Saya tersenyum saja.
Saya teringat pada satu ayat yang kira-kira begini:

"Barangsiapa yang melakukan kebaikan selagi dia beriman, dia tidak akan khawatir akan perlakuan tidak adil terhadapnya, tidak pula akan pengurangan haknya."

Allah tau yang terbaik. Biar ini terdengar klasik, tapi ini benar adanya.

Sabtu, 01 Februari 2014

Prepare all the time

Pelajaran penting dari BAKSOS ANGKATAN kemarin:

1. Percaya diri
2. Ketegasan
3. Persiapan

Betul-betul terpatri dalam jiwa raga, bagaimana dokter favorit saya menegur saya.

Shock, malu, sedih jadi satu paket yang saya terima.

Kemudian saya berdiam, berusaha tidak melakukan pembelaan diri.  
Menganalisa. Mencoba melihat ulang diri saya. Apa yang sudah saya lakukan sejauh ini.
Rupanya PERSIAPAN kuncinya.
Saya tidak memiliki persiapan.

Percaya diri dan ketegasan bisa hadir bersamaan dengan persiapan.

Di perjalanan pulang baksos, di bus tepatnya.. Setelah sholat jamak maghrib-isya, saya buka twitter.
Scroll cepat beberapa kali hingga berhenti pada 1 quotweet ini.

"Victory loves preparation" - the mechanic

Sehembus nafas seakan membenarkan itu, dan bibir berkomat kamit pelan "Damn..it's true"

Walaupun sekarang saya tinggal menunggu bai'at dokter dan in shaa Allah wisuda April ini, sesungguhnya kekhawatiran saya jauh lebih dominan dibanding euforia mengembel-embeli diri "S.Ked". Boro-boro mikir diet buat keliatan cantik pas pake kebaya deh.

Co-ass menanti.
Singa-singa sudah lapar. Mulutnya dibuka lebar dan auman-nya mulai terdengar.
Welcome to the jungle! Groooaaar!!
Lebih kejam. Lebih tajam. Setajam duri yang kau tancapkan padaku ouch... zzz

Baik. 
Saatnya memaafkan diri, dan berbenah.
Berbenah apa saja.
Oh my Lord, guide me please..

Senin, 13 Januari 2014

Road to be a Musician ;p

#Backsound: It was a good day - Depapepe

Dalam rangka pengurangan kalori dan lemak jenuh.
disamping memenuhi rasa penasaran sama -Ukulele-

Saya berikrar mulai besok 14/01/2014 pengeluaran untuk cemilan baik itu yang manis-manis maupun kriuk-kriuk akan disimpan untuk nabung beli ukulele!
jadi cuma boleh beli makan besar + buah.
mudah-mudahan 2-3 bulan ke depan udah terkumpul duitnya. 
trus nyari ukulele warna peach / tiffany blue / cream pokoknya pastel. yang kualitasnya menengah... atas. Biar bunyinya bisa dibedain sama yang di perempatan mas!

dan sebagai bonus semoga badan (terutama pipi and tummy) bisa agak kurusan,
urusan bisa mainnya apa engga itu bisa diatur.
saya udah download aplikasi 'Learning Ukulele in 7 Days' di tab, sama googling chord-chordnya
muehehe
kalo kepepet banget yaa sms Mas Budi Doremi aja. 
Semoga dibales.













Aakkk ukee aaaak!



Minggu, 12 Januari 2014

Road to CO ASS!

Bukan tulisan yang cukup inspiring untuk pembuka 2014
Bahkan untuk dibaca ulang kapan-kapan, saya ga jamin.

Murni keluar dari lemak jenuh yang saya makan.
Bener juga kata quote-quote tumblr. You are what you eat.

Ya baiklah saya sekarang ada di semester 7, dimana buku-buku udah bau macan kumbang dan kamu mulai ga mengenali kenapa kamu dulu beli buku itu.
Semester ini prognosisnya *ad bonam (insyaAllah) mungkin karna dosen-dosen ingin khusnul khotimah melepas kita ke dunia selanjutnya.
Di semester ini banyak materi-materi menarik yang bikin saya ngerasa ga salah pilih jurusan.

Siapa yang nyangka kalo dokter bakal belajar seluk beluk pistol?
Susunan kepolisian berikut tata cara persidangan yang baik dan benar?
Yang suka Detective Conan juga bisa tersalurkan disini. Sangat bisa.
Tau film Dexter? Ada quote yang bisa disimpulin dari film itu :
The perfect murderer is hell yeah! A forensic man.
Namanya blok MEDIKOLEGAL. Pelajarannya ilmu forensik.
Intinya kalo kamu kemarin nonton wara wirinya berita dr. Ayu di tivi, di blok medikol ini ada dasarnya.

Masyarakat jadi semakin tau kan?
Bedanya kelalaian medis dan kecelakaan medis?
Eh, dr. Ayu itu sekarang gimana kabarnya sih? Cuman tau dari twitter ga pernah nyalain tipi.

Trus ada blok ELEKTIF
Isinya kunjungan kelompok dengan lima bidang pilihan:
1. Kegawatdaruratan --> kasus emergency kunjungan ke UGD
2. Domistic Violence --> kasus KDRT kunjungan ke LBH
3. Geriatri --> problema lansia kunjungan ke Panti Wreda
4. Drug abuse --> kasus narkoba kunjungan ke BNN
5. Palliative care --> kasus penyakit terminal ke RS Pusat Kanker Nasional Dharmais dan rumah pasien

Tebak coba. Saya kemana?
Karna saya suka angka 5, yaudah deh saya ngaku yang Palliative Care
Tapi ini ga sengaja. Dipilihin temen.
Ndelalah waktu liburan saya nonton Patch Adams yang isinya tentang dokter yang ngeliat pasien ga cuma seonggok daging tapi ada hati ada otak ada keluarga dan lingkungannya.

Palliative Care itu perawatan lengkap. Mulai dari fisik, mental spiritual hukum ekonomi untuk pasien-pasien penyakit terminal agar bisa meningkatkan kualitas hidup mereka sampai akhir hayatnya.
Perawatan ini juga berlaku bagi keluarga pasca ditinggal orang yang dicintainya.
Baru tau kan ada perawatan jenis ini? Saya juga.

Kali ini Palliative Care programnya home visit. Jadi kita ke ke Dharmais cuma untuk briefing.
Di RS Dharmais saya ngeliat anak-anak yang kepalanya botak didorong pake kursi roda. Itu satu.
Kita home visit ditemenin sama dokter Palliative Care satu-satunya di Indonesia, dr. Maria
Dari cerita tahun sebelumnya, kaka kelas saya di home visit pertama ketemu pasien dalam keadaan lemah.
Pada kunjungan kedua mereka datang untuk ngelayat. Ya Allah.
Tadinya mau dikasih pasien HIV/AIDS, tapi akhirnya saya dapet pasien kanker ovarium stadium 4 metastasis ke hepar dan paru.
Keadaan ibunya keliatan biasa aja, tapi waktu ditanya skala sakit dari skala 1-10 ibunya bilang 10...
Anaknya ceria dan trampil banget ngerawat ibunya.
Tapi waktu ditanya gimana bisa sampe kaya gini, anaknya curi-curi airmata....

Blok 'different' lainnya adalah KEDOKTERAN KELUARGA
Lagi kisruh BPJS ya?
Lagi-lagi disini dasarnya.

Ohya, konsep dokter keluarga ini unik. Dan saya suka.

Jadi kita dibayar dari seberapa banyak orang yang kita usahakan sehat.
Bukan seberapa banyak orang sakit yang dateng ke kita.

Misalnya gini, pemerintah DKI dalam program KJS-nya minta kita 'menjaga' 3000 orang dalam satu daerah.
Pemerintah sebelumnya udah joinan sama perusahaan asuransi. Mereka ngasih kita duit dalam sebulan untuk pembiayaan kesehatan.
Satu orang tujuh ribu katakanlah.
7000 x 3000 orang = 21.000.000
itu netto gaji kita sebulan --> KALO GA ADA YANG **CILEREN
Tiap orang premi-nya 13.000 (buat obat-obatan aja pake mikir ya jeng)
Dan tiap 1 orang dateng, pergilah 7ribu dari kantong kita

Itulah gimana caranya kita pinter-pinter ngejaga kesehatan mereka dengan penyuluhan, pencegahan. Se-kreatif mungkin, se persuasif mungkin. Yang jelas kontrol teruss sampe itu orang kebal penyakit haha.

Anggepan masyarakat awam, dokter keluarga itu kalo di sinetron-sinetron dokter yang dateng dikala bapak mertua marah marah-darah tinggi trus megangin dada gitu kan?
Sinetron kita emang konyol, men.
Btw dr.Ferdiriva, penulis buku Cado-Cado yang juga selebtwit, tahun ini mau bikin film tentang dunia kedokteran lho..
Tujuannya bagus banget--> meluruskan persepsi orang yang selama ini dibentuk oleh media.
Yang jelas film ini dikemas se-fun mungkin!
*tim suksesnya, mbak?

Dokter keluarga ini dokter umum lulusan S1 yang ikut pelatihan dokter keluarga.
Sasarannya strata pertama pelayanan kesehatan (puskesmas)
Jadi, kalo kamu pilek batuk jangan langsung ke dokter THT ya! Ke saya dulu. Nanti saya liat apa perlu ke dokter RS atau cuman common cold. Jadi lebih efisien dan ekonomis to?

Ini niat awal nulis ga mau cerita kuliah lho, asli.
Mau seputar cuaca dan hawa-hawa homesick gitu.
Tapi yowis lah, mungkin Allah tidak mengijinkan saya galau disini.
Mungkin lain tempat?
Nehii

*ad bonam = harapan baik
**cileren = sakit-sakitan

Rabu, 27 November 2013

Shake my bestfriend's hand..

Satu bulan setelah dicopy, film ini kutonton juga.

Opening-nya udah catchy sebenernya. Music by Jack Lawrence - If I didn't Care. Taulah, musik-musik tipeku.
5 menit diputer, kok berat ya ini film. Ada geleuh-nya juga.
Tapi karna penasaran kenapa film ini direkomendasiin, dan setelah googling dia peringkat 1 IMDB, akhirnya baca sinopsis ceritanya.
Makin ga ngerti. Yaudah jangan dipaksain.
Film ini keluaran 94. Jadi jangan heran belah tengan betebaran dimana-mana. Aktor utamanya aja, denk.

Kadang aku kalo minat ama sesuatu emang ga bisa liat sikon.
H-2 ujian dan semangat banget nonton film ini.
Mencoba jurus pause - agak buka google translate - rewind.. akhirnya ngerti dan setelah 5 menit pertama itu cesspleng tenggelam ke alur ceritanya.
Dari awal interest sama aktor utamanya, walo agak berumur. seems like "eh?" lalu merasa pembawaan tenangnya mirip seseorang.

Jadi, disini ada seorang banker (Andy Dufresne) yang masuk penjara atas tuduhan membunuh istri dan selingkuhan istrinya.
Di penjara dia kenalan sama napi yang ahli menyelundupkan barang-barang (Red).
Terus dia nitip rock hammer ke Red.
Rock hammer? Ya, Andy suka geologi dan jago pahat-memahat.
Dari situ, mereka bersahabat.
Oke, penjara ini namanya Shawshank.
Andy yang intelek diminta kepala sipir (Norton) untuk kirim surat ke pemerintah yang isinya permohonan penambahan buku di perpus Shawshank.
Ga gampang tembusnya. Butuh 1 surat per minggu selama 6 tahun untuk melihat deretan buku-buku itu. Andy bilang, they can't ignore me forever. That's rite, babe!
Andy yang seorang banker juga dimanfaatkan kepala sipir (Norton) untuk mengelola keuangan penjara, termasuk proyek ilegal pak sipir.

Nah suatu hari ada napi baru (Tommy) yang ga disangka-sangka punya cerita tentang fakta tuduhan Andy. Jadi ada temen satu selnya di penjara terdahulu, yang cerita kalo dia menembak istri seorang banker dan lelaki sephia-nya.
Andy brb ke pak sipir dan berharap bisa membantu pembebasannya.
Tapi sayang seribu sayang euy, pak sipir malah bilang si Tommy ngarang aja.
Soalnya Tommy masih ABG dan memang labil sih, sometimes.
Andy yang geregetan akhirnya bilang, "How can you be so obtuse?" dan ini otomatis menyulut angkara murka pak sipir.
Selain ga peduli sama kebenaran, pak sipir juga butuh Andy untuk mengelola uang korupsinya dan takut 'kunci' yang dipegang Andy bisa terputar kalo Andy bebas.
Andy dihukum sebulan di ruang khusus. Pun Tommy dibunuh.

Lepas dari hukuman itu, Andy mulai berpikir lebih dalam. Dengan segala tekanan dan lebatnya brewok.
Kenapa dia disini. Kenapa istrinya bisa selingkuh. Bagaimana kehidupan selanjutnya.

Lalu, Andy mulai bertanya ke Red: apa terlintas keinginan untuk keluar dari sini?
Red yang memang udah penghuni senior di Shawshank yaa berharap keluar secara normal. Lewat pembebasan bersyarat.
Tapi Andy lain.
Andy sudah punya tujuan yang jelas.

Zihuatanejo!
It's in mexico, a little place on the pacific ocean
You know what mexician say about pacific?
A warm place with no memory. That's where I want to live the rest of my life
Open up a little hotel, right on the beach..
Buy some worthless old boat..
and fix it up new.
Take my guests out, charter fishing
that hotel, that boat.. i don't think that's too much to ask
it's down there, and I'm in here
that's the way it is!
i guess it comes down to a simple choice
GET BUSY LIVING or GET BUSY DYING

Wuuh, adrenalin-nya kerasa banget. Darah ikut berdesir tiap nyimak kata demi katanya.

Red bingung. Takut Andy mulai delusi. Mulai depresi. Tapi di sisi lain, Red mengamini.
Apalagi Andy minta Red berjanji untuk menemui Andy kalo Red keluar nanti.
Andy mau Red tinggal di Zihuatanejo juga. How sweet.
Dengan segenap clue, diantaranya surat di bawah pohon besar di utara padang ilalang lalala, Red mengiyakan. Walopun dahi-nya masih mengernyit.

Yap, in the bright morning, Andy ilang aja dari sel.
Yey! Andy berhasil kabur.
Mau tau caranya?
Disini nih serunya.

1) Get the keyword. Rock hammer.
Andy memang suka geologi. Suatu hari Andy lagi menggores namanya di tembok sel-nya. Dan tembok itu rontok. Ya, geologi adalah pelajaran tentang tekanan dan waktu. Dari filosofi ini, keliatan kan arahnya? Andy mulai menyicil pelobangan tembok. Ditamengi poster besar pemberian Red bergambar artis kawakan di jamannya, lobang itu digarap.

2) Reruntuhan tembok dibuang segenggam demi segenggam. Ditaro di sepatu, atau celana. Pas lagi jalan, atau di lapangan, serpihan-serpihan itu kebuang. 19 tahun lamanya.

Dan yang lebih seru, Andy menukar catatan korupsi pak sipir dengan buku kitab yang dimasukkan ke brankas pak sipir. Catatan itu digondol juga sebagai bukti yang bisa menjerat pak sipir.
Pun bukti-bukti pembunuhan Tommy.

Yap, here it is. The fresh happy ending.. So fresh to see the blue of Pacific.. and Andy's outfit!


Red paid off his promise

While Andy fixing the worthless old boat

In Pantai Anyer ZIHUATANEJO

Whatta nice quote. GET BUSY LIVING or GET BUSY DYING.
Terimakasih kepada yang telah merekomendasikan film ini. You're kinda indirect motivator.

Jumat, 11 Oktober 2013

Four is good. But eight or other is great!

There are so many fresh graduate doctors.
So, what can makes you different?
Emm.. makes you shining?




A doctor's mission should not just to prevent death, but also to improve the quality of life.
That's why you treat a disease, you win - you lose
You treat a person, i guarantee you win. no matter what the outcome
Always live in awe of the glorious mechanism of the human body
Let that be the focus of your studies and not a quest of grades, which'll give you no idea what kind of doctor you will become
Don't wait till you're on the ward to get your humanity back


Start your interviewing skills

Start talking to strangers

Talk to your friends, talk to wrong numbers, everyone! 

I REPLAY THOSE CONVO TILL I GET MYSELF IN.

Thank you, Patch.
You fixed my cup.